Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Tour Keliling Gunung Slamet Menjelajahi 5 Kabupaten (Part 3) Menyusuri Hutan Belantara Purbalingga - Wisata Baturaden

15 Desember 2020 | 07.24 WIB | 0 Views Last Updated 2022-06-01T10:58:33Z
PURBALINGGA, KANGENTRAVELING.COM - Tour Keliling Gunung Slamet Menjelajahi 5 kabupaten saya lanjutkan ceritanya. Setelah puas melakukan wisata di Bukit Tangkeban kami pun akhirnya bergegas melanjutkan perjalanan. Tujuan kita adalah Kabupaten Purbalingga. 

Rencananya kami akan melewati jalur Tembusan Purbalingga hingga Objek Wisata Baturaden. Dengan membelah belantara hutan tua.

Sepanjang perjalanan dari Pemalang saya terus meng angan-angan seperti apa daerah tersebut. Karena jujur selama ini saya tidak pernah tahu jalur ini seperti apa. Dulu waktu ada acara Festival Gunung Slamet (FGS) di Desa Serang saya hanya melihat nampak dari jalur masuk terdapat tugu bertulisan Obyek Wisata baturaden. Namun tidak pernah tahu jalur didalamnya seperti apa.

Jika dilihat dari penampakan jalur masuk kita pasti akan terbersit sesuatu yang menyeramkan disana. Karena pepohonan besar dan rindang membawa kesan tempat tersebut angker. 


Motor kami mulai melintasi daerah datar. Hawa dingin pegunungan sangat terasa. Sepanjang jalan saya menemui banyak penjual bunga hias berjejer di kanan ataupun kiri badan jalan. Itu mengingatkan saya kala dulu sering ke daerah Lembang Bandung maupun waktu di Kabupaten Tomohon, Sulawesi Utara.

Sesampainya di Desa Serang, ingatanku mulai muncul. Iya betul saya pernah datang kesini kala itu dalam sebuah acara besar Festival Gunung Slamet. Saya ingat betul bagaimana banyak orang yang membawa air menggunakan bambu. Di mana air tersebut diambil dari sebuah mati air bernama Sikopyah.

Ingatan saya semakin kuat dan akhirnya sampailah di sebuah jalan menuju dalam hujan yang bertulisan Obyek Wisata Baturaden. Kami mulai menyusuri hutan tersebut. Perasaan saya sangat exited. Penasaran seperti apa jalur yang ad didalamnya.

Benar saya merasakan sesuatu yang berbeda. Saya seperti bukan berada di Pulau Jawa. Melaikan di luar pulau jawa yang memiliki hutan belantara. Disepanjang jalan saya betul-betul menikmati pemandangan alam yang luar biasa ini. Baru sekali ini saya tahu, ternyata di daerah Purbalingga - Banyumas masih ada jalur seperti ini. Memang bukan jalur umum untuk dilewati kendaraan sehari-hari.

Jalan ini digunakan untuk memangkan jalur antar Baturaden dengan Desa Serang, Purbalingga. Karena jika harus memutar akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Untuk sebuah jalur tembus kondisi jalannya lumayan baik. Hanya ada beberapa sisi yang memang sudah rusak parah, namun masih aman untuk dilewati.


Disepanjang jalur ini ternyata banyak kaula muda yang sedang berfoto, beberapa klub motor, maupun sepeda juga terlihat melintas. Suasananya yang sejuk, pepohonan yang lebat, menjadikan daya tarik tersendiri untuk para kaum milenial mengambil gambar. Karena tempatnya terlihat Instagramble untuk pengguna Instgram atau Tiktoble bagi mereka yang suka menggunakan Tiktok.

Saya dan mas Ardy juga tak mau menyia-nyiakan kesempatan ini. Saya mengambil beberapa shoot foto dan video. Setelah puas pengambilan gambar saya melanjutkan lagi perjalanan. Perut kami terasa keroncongan. Saking asyiknya menikmati perjalanan kami sampai lupa untuk makan.

Mas Ardy memberikan saran nanti didepan terdapat beberapa warung yang biasa ia gunakan sebagai pos pemberhentian sebelum nantinya sampai di area Wisata Baturaden. Kami tancap gas lagi, mengejar waktu untuk makan siang. Agar perjalanan kami lebih nyaman. 

Biasakan setiap kali melakukan perjalanan dengan kendaraan bermotor harus dalam kondisi perut terisi. Karena terpaan angin terus membahayakan tubuh kita.

Tunggu cerita selanjutnya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update